Destinasi Wisata Berbahaya Dan Manfaat Menggunakan Asuransi

menggunakan asuransiSejatinya, liburan adalah saat dimana kita bisa tenang dan “lari” dari penatnya hingar-bingar kehidupan ibu kota. Kebanyakan orang biasanya akan memilih untuk berlibur ke tempat yang tenang agar bisa bebas beristirahat. Namun ternyata tidak semua destinasi wisata aman bagi para wisatawan, apalagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan dan berada di kawasan Ring of Fire atau Cicin Api Dunia. Indonesia sangat rawan terkena bencana alam seperti gempa, tsunami, dan gunung meletus sehingga salah satu cara untuk menghindari resiko yang dapat terjadi adalah dengan mendaftarkan dan menggunakan asuransi jika memang diperlukan. Apa saja sih manfaat menggunakan asuransi yang perlu Anda tahu? Kemudian apa saja kira – kira tempat yang merupakan tempat wisata paling berbahaya di dunia? Yuk simak infonya berikut ini.

1. Snake Island, Brazil

Pulau yang terletak di negara Brazil ini dijuluki sebagai salah satu tempat paling berbahaya di muka bumi. Bagaimana tidak, setiap satu meter persegi di pulau ini di huni oleh ular – ular berbisa paling mematikan yang pernah ditemukan. Salah satunya adalah ular Bothrop dengan kandungan bisa yang sangat – sangat mematikan sehingga jangan harap Anda bisa selamat jika suatu saat digigit oleh ular ini. Saking berbahayanya sampai – sampai pemerintah Brazil melarang siapapun memasuki pulau ini tanpa ijin. Yang diperbolehkan untuk menginjakan kakinya di pulau berbahaya ini hanyalah para peneliti dan pawang ular. Nah tapi jika Anda ingin berkunjung kesini, jangan lupa lengkapi diri Anda dengan menggunakan asuransi terbaik yang bisa diperoleh serta harus mendapat ijin dari pemerintah setempat ya.

2. Death Valley, USA

Berbeda dari Pulau Ular di Brazil, lembah yang berada di negara bagian California ini merupakan lembah yang telah merenggut banyak nyawa makhluk hidup. Panasnya suhu yang ada disini di akibatkan oleh bentuk lahan dan letak dari lembah itu sendiri. Di dominasi oleh landscape yang tajam serta letaknya yang berada 86 di bawah permukaan laut, membuat Death Valley kering dan tidak layak di huni oleh manusia atau makhluk hidup lainnya yang membutuhkan air.

3. Gunung Merapi, Indonesia

Yang terakhir adalah Gunung Merapi di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Gunung yang paling aktif di Indonesia ini telah memakan banyak korban bahkan sang juru kuncinya sendiri yaitu Mbah Maridjan pada tahun 2010. Gunung yang dapat meletus kapan saja ini selalu memuntahkan abu dan laharnya yang dapat menghancurkan desa atau pemukiman di sekitarnya. Jangan lupa untuk menggunakan asuransi saat kesini ya, terutama asuransi kendaraan dan jiwa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *