Alasan Generasi Millennial Memilih Berbisnis dari pada Berkarir

Generasi millennial sebagai generasi yang sudah memasuki usia produktif untuk bekerja, pada umumnya memilih untuk mendirikan bisnis sendiri sebagai UKM atau paling tidak bekerja pada industry UKM yang sudah mapan dan konsisten. Hal ini disebabkan karena pada dasarnya generasi millennial memiliki pribadi yang bebas, kreatif dan inovatif. Dengan latar belakang tersebut, tidak heran banyak dari mereka yang mengkesampingkan untuk bekerja pada korporasi yang memiliki aturan dan ketentuan yang baku.

Disamping itu, banyak dari generasi millennial yang sudah begah atau lelah untuk mendukung kemajuan bangsa melalui politik. Maka dari itu mereka memilih untuk memajukan negara melalui perekonomian Indonesia. Merekapun sadar, salah satu pendukung kemajuan ekonomi bangsa adalah dengan mendirikan UKM. Karena dengan independency dari hal yang kecil, Indonesia mampu menjadi mandiri pada sektor perekonomian. Selain alasan tersebut, ada banyak alasan pendukung bagi generasi millennial pada umumnya untuk mendirikan bisnis sendiri berupa UKM dibandingkan dengan bekerja di korporasi.

1. Serba Bisa Serba Cepat

Generasi yang terlahir pada masa transisi teknologi ini pernah merasakan kehidupan tanpa teknologi tablet dan computer super canggih. Hal tersebut menyebabkan mereka bisa survive dari kehidupan tanpa mengandalkan teknologi pada masa itu. Kemudian pada awal tahun 2000, teknologi mulai bermunculan hingga saat ini yang menyebabkan mereka penasaran yang mencoba segala seluk beluk dari teknologi tersebut. Hal tersebut menyebabkan generasi ini serba mengetahui segalanya. Mengingat istilah internet of things, dimana semua informasi bisa didapatkan melalui internet. Hal itu berdapak pada efektivitas kerja yang menyebabkan dapat mencari celah untuk mempercepat sebuah proses pengerjaan.

2. Birokrasi dan Proses yang Panjang

Korporasi merupakan sebuah perusahan dimana proses bisnis dan flow dari bisnisnya sudah ditentukan. Hal ini yang menyebabkan sebagian besar generasi millennial tidak memilih bekerja pada korporasi. Mereka tidak akan bisa berfikir secara bebas dan menyampaikan ide kreatifnya kepada petinggi mereka. Selain itu, proses dari birokrasi harus mengikuti sesuai jadwal berurutan dari A hingga Z. Namun, tanpa melewati B,C,D hingga Y, generasi ini mampu menyelesaikan pekerjaan dari A hingga Z. Artinya, mereka memiliki cara kerja yang cepat dan maksimal tanpa harus mengikuti flow bisnis yang sudah terstruktur.

Itulah dua alasan dari banyaknya alasan lain dari sebagian besar generasi millennial memilih untuk membuka UKM atau bekerja di UKM dibandingkan dengan bekerja pada korporasi yang sudah memiliki system dan birokrasi yang terstruktur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *