3 Pelajaran Finansial yang Bermanfaat Bisa Kamu Petik dari Film “Aladdin”

uang-digital
Uang Digital

Bukan cuma pelajaran hidup aja yang bisa kamu petik dari film “Aladdin”. Film yang dibintangi oleh Mena Massoud (Aladdin) dan Will Smith (Jin) ini juga menyelipkan nilai-nilai penting soal pelajaran finansial lho.

Jadi meskipun film ini dibintangi oleh para aktor dewasa, cerita Aladdin ini sangat aman ditonton oleh anak-anak. Jadi selain menghibur, film ini bakal banyak nilai positifnya bagi si kecil.

Penasaran sama pelajaran finansial yang ada di balik cerita Aladdin? Yuk, simak ulasannya di bawah sini.

1. Jangan mudah tergoda dengan iming-iming keuntungan tinggi tanpa melihat risiko

Masih ingat bagaimana ketika Aladdin dipaksa Jafar memasuki Cave of Wonder? Sebuah gua yang pintu masuknya berbentuk kepala macan dan menyimpan banyak harta karun.

Aladdin diperintahkan buat gak menyentuh barang-barang berharga di sana, kecuali lampu wasiat.

Sialnya adalah Abu malah tergoda mengambil batu permata berwarna merah yang bersinar. Alhasil, gua itupun runtuh dan lahar pun tersembur keluar. Untung saja mereka bisa menyelamatkan diri.

Adegan ini memberi pelajaran finansial pada kita agar gak mudah tergiur dalam segala bentuk investasi yang menjanjikan imbal hasil tinggi. Kalau memang investasinya bodong, kita sendiri yang dirugikan nantinya.

2. Jadilah dirimu sendiri, jangan pansos dan “fake”

Dalam film ini Aladdin diceritakan juga tengah jatuh hati dengan Jasmine, sampai meminta tolong Jin agar mengubahnya jadi pangeran tajir. Padahal kalau dipikir-pikir, sejak pertama kali mengenal Aladdin sebagai warga miskin di Agrabah, Jasmine juga udah mulai kepincut karena sosoknya yang supel, cerdas dan asik.

Ketika Aladdin berubah jadi Pangeran Ali, ia justru terlihat “fake” dan malu-maluin. Bisa dibilang Jasmine pun sempat merasa gak sehati pas pertama kali ketemu Pangeran Ali.

Sejatinya, kaya beneran itu beda sama “sekedar terlihat kaya.” Mereka yang cuma sekedar terlihat kaya atau panjat sosial (pansos), gak bakal pernah bisa jadi kaya beneran karena uangnya pasti habis buat membeli pernak-pernik agar terlihat kaya di depan orang. Bisa jadi barang-barang mahal yang ia beli dengan utang semua. Pelajaran finansial ini memang harus diterapkan.

3. Pertemanan jauh lebih berharga ketimbang harta

Di akhir cerita film “Aladdin”, Jin sempat menawarkan Aladdin permintaan buat jadi kaya beneran seumur hidupnya agar status ekonominya setara dengan Jasmine. Dia tentunya bisa lebih pede buat menikahi putri Sultan.

Namun Aladdin justru memilih buat membebaskan Jin ketimbang jadi kaya. Karena dia merasa, selama ini Jin sudah seperti temannya sendiri. Sebuah pelajaran finansial berharga karena mengingatkan kita bahwa pertemanan juga sebuah harta.

Mau Usaha Sampingan? Ini 5 Cara Untuk Mendapatkan Modal Usaha

Uang Digital

Modal usaha sering kali dijadikan faktor penghambat orang untuk berani membuka bisnis sendiri. Kebanyakan orang berpikiran bahwa modal yang besar adalah salah satu kunci keberhasilan.

Memang benar, dengan modal besar kalian bisa mengembangkan usaha dengan lebih leluasa lagi. Tapi dengan modal kecil juga bisa kok, asalkan digunakan dengan tepat dan efisien.

Namun, dari terlepas dari modal kecil atau modal besar, banyak juga yang bingung gimana caranya meraih modal usaha. Apalagi cuman usaha tambahan yang dijalankan kalau ada waktu luang saja. Untuk menjawab keraguanmu itu, simak dulu, beberapa cara untuk meraih modal usaha.

1. Dari tabungan

Sesuai dengan namanya, usaha sampingan adalah proyek waktu luang saja untuk menambah pundi-pundi pendapatan. Biasanya dijalankan oleh ibu rumah tangga, atau pekerja kantoran yang sudah memiliki pendapatan tetap setiap bulannya.

Nah bagi mereka, modal untuk membuka usaha tambahan bisa dimulai dari mengerahkan duit tabungan.

Caranya, sisihkan berapa persen gajimu untuk pos usaha. Lalu kalau sudah terkumpul banyak, tinggal mulai deh usahanya. Tapi kelemahannya untuk metode ini, kamu harus menunggu lama hingga uangnya mencukupi untuk modalnya. Sementara keuntungannya, kamu gak memiliki tanggungan ke pihak lain karena bukan modal pinjaman.

2. Menjual atau menggadaikan harta pribadi

Membuka usaha sampingan bukan merupakan hal yang menyenangkan di awalnya. Kalian harus susah payah dan bekerja keras untuk mengembangkannya. Gak heran kalau terkadang kamu harus mengorbankan segalanya, mulai dari waktu sampai harta.

Dalam mencari modal usaha misalnya, kalau kamu gak ada tabungan, tapi berkeinginan keras untuk menjalankan bisnis apapun pasti bakal dilakukan. Cara alternatif tercepatnya untuk mendapatkan modal yang cukup adalah dengan menjual barang-barang berharga atau menggadaikannya. Barang berharga bisa berupa perhiasan, alat elektronik, kendaraan atau lain-lainnya.

3. Ajak rekan bisnis

Jika kamu kekurangan modal usaha, coba ajak temanmu untuk bergabung. Jadikan dia rekan bisnis yang sama-sama saling menguntungkan. Carilah teman yang memiliki minat dan selera yang sama agar dapat menjalankan usaha secara bersama-sama dan selaras.

Tawarkan padanya keuntungan yang menjanjikan, misalnya sebagai investor dengan sistem mendapatkan keuntungan dengan jumlah persen yang cukup besar. Atau bisa juga dengan meminta dia untuk ikut terjun langsung menjalankan usaha dengan sistem bagi hasil.

Jangan Ngaku Generasi Millenial Kalau Belum Tahu 4 Manfaat Fintech Ini

uang-digital
Uang Digital

Hidup di era digital seperti sekarang, tentunya menuntut kita untuk selalu update dengan perkembangan teknologi. Bukan karena takut dibilang ketinggalan zaman, tapi ini demi kebaikan kita sendiri kok. Sebab, teknologi menawarkan banyak kemudahan dalam menjalani aktivitas kita sehari-hari.

Coba, sekarang apa sih yang gak bisa dilakukan lewat dunia maya?

Makanya, supaya gak jadi “katak dalam tempurung”, simak dulu nih manfaat-manfaat fintech yang bisa kamu optimalkan untuk mempermudah aktivitasmu sehari-hari.

1. Konsultan keuangan pribadi gratis

Anda mungkin bisa mengucapkan selamat tinggal kepada para konsultan keuangan pribadi yang membutuhkan biaya hingga jutaan rupiah.

Dengan adanya fintech, konsultasi keuangan kini bisa kamu dapatkan tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Ya, kalau ada biayanya pun paling modal biaya install aplikasi seharga Rp 5.000-an lah untuk manfaat fintech yang satu ini.

Kamu dapat mencatat pemasukan dan pengeluaran, budgeting, mendapatkan rekomendasi produk investasi yang bagus, sampai merencanakan dana pensiun atau tabungan pendidikan melalui manfaat fintech tersebut.

2. Alternatif pinjaman semakin banyak

Berkat fintech juga, kini nyari pinjaman pun gak harus capek-capek ke bank atau lembaga keuangan. Cuma perlu buka laptop, klik klik klik, beres! Proses pencairannya pun cepat.

Penyedia jasa pinjaman online ini dapat kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu. Mau nyari dana sampai Rp 10 juta dengan tenor hingga 12 bulan? Bisa coba Tunaiku.

Buat yang berburu dana supercepat dengan jumlah gak lebih dari Rp 3 juta dan mampu melunasi dalam waktu sebulan dengan bunga 1 persen per hari, bisa gunakan manfaat fintech ini.

3. Semakin mudah memilih dan mengajukan produk keuangan

Produk keuangan itu jumlahnya banyak banget. Contohnya aja kartu kredit. Ada berapa sih jumlah kartu kredit yang dikeluarin oleh bank-bank di Indonesia? Ratusan!

Kebayang gak gimana pusingnya milih produk terbaik dari tumpukan produk yang ada di pasaran? Apalagi, masing-masing produk mengklaim diri sebagai yang terbaik. Ya iyalah. Mana ada penjual yang bilang barang dagangannya jelek?

Manfaat fintech tersebut membuat kita memiliki banyak pilihan dengan keuntungannya masing-masing.

4. Transaksi pembayaran jadi makin ringkas dan cepat

Dengan adanya kartu kredit, kartu debit, e-money, dan e-wallet, menggunakan uang tunai untuk pembayaran jadi makin terasa merepotkan dan ketinggalan zaman. Ini kian dipertegas dengan kehadiran fasilitas pembayaran cashless melalui pemindaian kode QR atau Quick Response. Manfaat fintech tersebut dinilai sangat praktis dan memudahkan para penggunanya.

Inilah 5 Tips Jitu Atur Duit di Tahun 2019 !

Uang Digital

Tahun 2019 sudah berada di tengah perjalanan. Tidak ada salahnya untuk membuat resolusi untuk membuat kehidupan menjadi lebih baik, termasuk dalam urusan keuangan.

Dilansir dari berbagai sumber, ada lima tips yang bisa kamu lakukan agar bisa membuat keuangan pribadi kamu lebih bagus dan lebih terarah. Yang lebih penting lagi bisa membuat dompet aman dan tidak kebakaran. Berikut cara atur duit yang bisa kamu coba untuk terapkan !

Pertama, mulai biasakan menabung setiap minggu meski sedikit

Bila biasanya kamu membelanjakan uang sekitar Rp20 ribu per minggu hanya untuk membeli secangkir kopi di kedai kopi terkenal. Tahun depan, cobalah untuk atur duit untuk kurangi kebiasaan minum kopi dan alokasikan kembali uang tersebut ke tabungan. Memang, simpanan uang itu tidak akan membuat kaya-raya mendadak, tetapi itu akan membuat pundi-pundi uang simpanan bertambah.

Kedua, negosiasikan gaji yang lebih bagus

Jika Anda bisa menghasilkan uang yang lebih baik dari pekerjaan ini, mengapa tidak mencoba untuk mendiskusikan ulang pendapatan yang diterima? Tapi, perlu diingat, ketika bernegosiasi, jangan lupa untuk menyodorkan sederet fakta dan hasil pekerjaan selama setahun ini.

Ketiga, mulai menabung untuk dana pensiun

Tabungan ini adalah salah satu teknik atur duit yang dapat membuat hari tua kita tidak suram. Supaya bisa mengumpulkan uang tabungan lebih banyak, cobalah untuk menyisihkan 15 persen dari pendapatan untuk dana pensiun.

Keempat, tulis rencana keuangan dan benar-benar lakukan itu!

Selalu menemui masalah tak pernah tahu kemana uang kamu habiskan? Awal 2019 menjadi momen untuk mengubah cara atur duit. Kamu harus mulai bisa membuat anggaran keuangan agar tahu kemana saja uang dibelanjakan. Aturlah anggaran untuk pos-pos keuangan tertentu.

Kelima, gunakan bantuan dari professional

Jika sudah melakukan beberapa cara di atas namun tetap saja keuangan selalu kebakaran, ini saatnya untuk menemukan Sang Ahli. Konsultasilah dengan orang-orang yang kamu anggap berhasil dalam mengelola uang. Jangan dulu berkonsultasi masalah keuangan ke pakar keuangan yang membuat kamu harus mengeluarkan biaya.

Nah, selama mencoba ya Sahabat Dream. Semoga keuangan kamu di tahun 2018 akan lebih baik.