3 Cara Hemat dan Aman Atur Belanja Online Lebaran

Uang-Digital
Uang Digital

Momentum Ramadan hingga Idul Fitri menjadi waktu paling banyak promo di situs belanja online atau e-commerce. Hal ini disebabkan oleh intensitas dan minat konsumen yang meningkat seiring dengan kebutuhan lebaran yang juga bertambah.

Namun, dengan banyaknya promo dari berbagai situs e-commerce, ada baiknya konsumen lebih bijak dalam berbelanja online, jangan sampai karena mengikuti promo e-commerce finansial menjadi terbebani. Berikut adalah tips belanja online yang bisa kamu terapkan :

1. Tentukan Barang Prioritas

Jika belnaja online menjadi pilihan dikala kebutuhan lebaran meningkat, maka yang harus dilakukan adalah menentukan skala prioritas yang akan dibeli secara online.

Hitung dengan cermat mulai dari harga barang, biaya ongkos kirim, hingga jangka waktu pengiriman,

jangan sampai paket atau barang yang dipesan untuk hari raya, baru tiba setelah Lebaran karena jasa pengiriman

atau ekspedisi mengalami overload pengiriman.

Dengan menentukan prioritas tersebut, nafsu belanja online bisa dikontrol dengan baik, agar tidak membeli

barang yang memang tidak diperlukan atau hanya mengikuti kemauan saja.

2. Jangan Terjebak Promo

Promosi menjelang hari-hari besar keagamaan tentu akan semakin masif, namun ada baiknya memperhatikan promo diskon atau cashback dari perusahaan e-commerce.

Jangan membeli barang berdasarkan promosi tapi membeli berdasarkan kebutuhan bukan keinginan atau karena potongan harga yang tinggi.

Bandingkan terlebih dulu produk yang ingin dibeli dengan membuka berbagai situs e-commerce. Kamu bisa mendapatkan harga terbaik dari barang yang akan dibeli dan tentunya bisa lebih terjangkau oleh kantong.

Tapi tetaplah hati-hati agar tidak terjebak mendapat harga murah tapi kualitas murahan.

3. Pilih Penjual atau Merchant Terpercaya

Jangan tergiur dengan harga murah dan iming-iming yang menggiurkan pembeli, dalam membeli barang secara online

tentu kecermatan dan ketelitian diperlukan, bukan hanya melihat dari sisi harga yang miring.

Perhatikan track record dan rating penjualan dari merchant dengan itu dapat terhindar dari praktik

penipuan, meskipun e-commerce memiliki tingkat fitur keamanan yang tinggi bagi pembeli, namun ketelitian dan hati-hati menjadi kunci utama.

Sebab tak selamanya barang dengan harga miring itu memiliki kualitas yang baik, bisa jadi itu produk tiruan.

4 Kiat Belanja Hemat Pakai Kartu Kredit Jelang Lebaran

uang-digital
Uang Digital

Menjelang Hari Raya Idul Fitri biasanya kebutuhan keluarga dan pribadi meningkat. Mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga kebutuhan lainnya seperti pakaian, makanan, hingga souvenir lebaran.

Bagi pengguna kartu kredit mungkin akan merasa dana dalam limit kartu kredit bisa menambal kebutuhan ketika dekat dengan hari raya. Namun harus diingat bahwa ada tagihan setiap bulan yang harus dibayarkan bila menggunakan kartu kredit.

1. Perhatikan Kondisi Finansial

Sebelum terjebak dengan lilitan tagihan kartu kredit setiap bulan. Ada baiknya memperhatikan kondisi finansial dalam beberapa bulan terkahir, hal ini penting guna mengetahui kemampuan finansial apakah sudah bijak atau malah boros menggunakan anggaran.

Dengan memerhatikan kondisi finansial juga bisa mengukur kemampuan daya beli menjelang hari raya. Selain juga menentukan skala prioritas dalam menggunakan dana dengan bijak.

Sebaiknya tidak menjadikan kartu kredit sebagai sumber utama dana untuk hari raya. Meskipun dana tersebut dapat digunakan saat berbelanja, gunakanlah sebagai dana cadangan atau dana darurat.

2. Jangan Tarik Tunai Dengan Kartu Kredit

Saat ini beberapa bank penyedia kartu kredit telah mengeluarkan fasilitas penarikan dana secara tunai layaknya kartu debit. Akan tetapi hal ini perlu dihindari agar pengeluaran tidak membengkak jelang hari raya.

Sebab, penarikan dana tunai dengan kartu kredit akan dikenakan biaya tambahan. Dengan adnaya biaya tambahan inilah yang membuat pengeluaran akan semakin membesar jika dilakukan secara berulang-ulang.

3. Perhatikan Promo dan Program Cashback

Saat ini program promosi berupa potongan harga hingga cashback gencar dilakukan jelang lebaran. Sebaiknya sebelum terjebak dengan promosi abal-abal ini sebaiknya lebih teliti dan cermat dalam memperhatikan syarat dan ketentuan promosi.

Bisa saja promo tersebut membuat kita semakin bernafsu untuk berbelanja dengan banyak secara tidak sadar. Berakibat pada pengeluaran yang membengkak.

4. Bayar Tagihan Tepat Waktu

Pemilik kartu kredit tentu memiliki kewajiban membayarkan tagihan setiap bulan atas penggunaan pengeluaran setiap bulannya.

Bijaknya bayarkan tagihan setiap bulan tepat waktu agar tidak menunggak dan mendapatkan pinalti denda yang terus meningkat jika tidak dibayarkan.

Saat momen lebaran tentu menjadi waktu yang sangat padat, mudik ke kampung halaman, silaturahmi kepada orang tua. Selain kerabat, dan saudara, hingga liburan, dengan kesibukan yang begitu padat ada baiknya jangan lupa dengan kewajiban membayar tagihan kartu kredit setiap bulan.

3 Pedoman Investasi Saat Jakarta Lagi Dilanda Demonstrasi

Uang Digital

Demo 22 Mei 2019 jelas memunculkan dampak serius. Beberapa di antaranya adalah memerahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dan melemahnya Rupiah.

Gak menutup kemungkinan, mereka yang sudah beli saham sebelum peristiwa ini berlangsung jadi rugi.

Kendati demikian, masih ada beberapa instrumen investasi lain yang justru untung. Apakah ini adalah saat yang tepat untuk mengganti investasimu?

Jangan buru-buru, baca dulu pedoman investasi di bawah ini.

1. Reksadana pasar uang pasti untung

Di tengah derasnya sentimen negatif yang meneror pasar saham dan obligasi, reksadana pasar uang justru bisa mencetak untung. Berdasarkan laporan dari Infovesta yang diterima pada 20 Mei 2019, indeks reksadana ini justru mencatat kinerja positif 0,09 persen pedoman investasi.

Demo 22 Mei 2019 juga dipastikan gak bakal mengganggu investasi ini kok. Akan tetapi, walau risikonya kecil, returns atau imbal hasilnya juga gak gede-gede amat.

Wajar, aset-aset investasi dalam reksadana pasar uang adalah deposito.

2. P2P lending juga gak terpengaruh demo 22 Mei 2019

Selain reksadana pasar uang, investasi yang satu ini juga gak akan terpengaruh oleh demonstrasi di Jakarta. Mengapa? Karena peran investor di platform ini adalah sebagai orang yang “meminjamkan” dana ke orang lain pedoman investasi.

Risiko yang ada di investasi ini tentunya adalah kredit macet karena si peminjam gak sanggup bayar cicilan. Namun rasio kredit macet tentunya bisa diketahui lewat informasi situs-situs ini.

Selama situs P2P lending yang kamu tuju diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maka gak perlu ragu untuk investasi di sana. Untungnya pun bisa di atas 10 persen.

3. Jadilah yang diuntungkan ketika pasar modal lagi gak menentu

Sejatinya, efek dari melemahnya IHSG dan menguatnya Dollar adalah sementara. Ini disebabkan karena sentimen-sentimen negatif yang membuat banyak orang panik. 

Oleh karena itu, mereka berbondong-bondong menarik investasinya hingga harga saham-saham di bursa jadi terkoreksi.

Menanggapi situasi ini, kamu gak perlu panik. Jadilah orang yang diuntungkan di saat orang lain panik. Emangnya bisa?

Ketika seluruh harga saham turun, mestinya ini jadi peluang yang tepat untuk membelinya. Jika sudah kadung beli sebelum harga turun, beli lagi saja juga tidak apa-apa, kerugianmu tentu bakal berkurang.